Pembelajaran Sastra

Advertisement

Siswa kita pinter apresiasi sastra? 

Sulit menjawab pertanyaan di atas.  Kenyataan yang ada,  siswa tidak kita ajari bagaimana  mengapresiasi karya sastra. Selama ini siswa cukup kita ajari teori dan sejarah sastra.  

Apakah guru tidak terampil mengapresiasi karya sastra?

Jawabnya bisa ya, bisa tidak. Ini butuh penelitian.  Jika kita baca Horizon,  banyak  ditemukan adanya guru yang kurang terampil mengapresasi sastra. Akibatnya,  para siswa pun juga tidak terampil mengapresiasi. Akibat fatal kecintaan terhadap karya sastra sangat rendah.

Apa solusinya?

One thought on “Pembelajaran Sastra

  1. apakah siswa-siswi sudah dibuat akrab dengan karya sastra? bisakah para siswa mengkakses karya-karya sastra tersebut dengan mudah dan murah? kalo mereka tidak mengenal karya sastra, bagaimanan mungkin menuntut mereka bisa mengapresiasinya?
    Di tengah dunia yang makin terlipat oleh pesatnya teknologi informasi, kayaknya para siswa lebih mengapresiasi pulsa handphone deh dari pada puisi, cerpen, novel, dll…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *