Over Dosis Ujian

Advertisement

Istilah over dosis telah mengalami pergeseran makna ke arah negatif. OD singkatan kata tersebut saat ini lebih dimaknai dengan perilaku negatif: minum minumab beralkohol melebihi ketentuan yang seharusnya. Sebenarnya kata tersebut dapat digunakan dalam hal lain. Dunia pendidikan, misalnya.

Anak-anak kita yang saat ini kelas 9 di MTs, dikahwatirkan juga mengalamai OD. Bukan masalah minum minuman beralkohol sehingga membuat anak-anak itu mabuk. Namun, mabuk ujian. Dengan berbagai istilah sejak bulan Februari anak-anak kelas 9 telah dilatih mengerjakan soal-soal ujian. Dan sayangnya, latihan ujian tersebut hanya mengarah kepada soal-soal mata pelajaran tertentu yang terkait dengan Ujian Nasioanl (UN). Pelajaran lain “yang tidak penting” menjadi tidak terperhatikan.

Anak pun mabuk. Karena telah banyak dan berulang dengan “dijejali” soal-soal akhirnya menjadi lelah. Pikiran terkuras, tenaga lemas. Bahkan dikhawatirkan anak-anak tersebut pada saatnya nanti harus mengerjakan saol-soal junian nasional malah mengalami depresi. Dikhawatirkan pada saat yang seharusnya anak-anak fress menghadapi ujian malah sebaliknya, mabuk dan stress.

Akibatnya, hasil UN tidak maksimal. Nilai mata pelajaran selain UN juga asal-asalan kaena kurang terperhatikan tersebut.   Lalu, apa yang sebenarnya apa yang dipentingkan dalam pendidikan kita ini? Dengan berbagai ujian dan sering melupakan cara-cara yang mendidik jangan-jangan kita terjebak pada pencarian yang salah. Yaitu sekedar mencari angka. Bukan mencari nilai. Nilai-nilai karakter positif yang menjadi jargon pendidikan kita. Sebaliknya kita hanya kemudian puas dengan perolehan angka dengan mengabaikan nilai-nilai tersebut.

Gila, karena motivasinya bukan lagi nilai-nilai, terbukti dua kepada SMA di Makasar menjual/mengedarkan kunci jawaban kepada para siswa peserta ujian nasional. Apakah yang seperti ini yang diharapkan mencetak gerenasi berkarakter? Wah, jika denikian cara-cara yang dilakukan, maka harapan pendidikan kita bermutu masih jauh panggang dari api.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *