Pembelajaran Sastra

Siswa kita pinter apresiasi sastra? 

Sulit menjawab pertanyaan di atas.  Kenyataan yang ada,  siswa tidak kita ajari bagaimana  mengapresiasi karya sastra. Selama ini siswa cukup kita ajari teori dan sejarah sastra.  

Apakah guru tidak terampil mengapresiasi karya sastra?

Jawabnya bisa ya, bisa tidak. Ini butuh penelitian.  Jika kita baca Horizon,  banyak  ditemukan adanya guru yang kurang terampil mengapresasi sastra. Akibatnya,  para siswa pun juga tidak terampil mengapresiasi. Akibat fatal kecintaan terhadap karya sastra sangat rendah.

Apa solusinya?