MASUK SEKOLAH DAN DISIPLIN

Kapan sekolah mulai tatap muka pada masa pandemi covid-19 ini? Jawabnya, kapan saja dapat dilakukan, selama aturan dan perangkat pengutamaan kesehatan peserta didik dan warga sekolah terjaga. Yang banyak dikhawatirkan adalah belum dapatnya kita, khusunya para pesertya didik berlaku disiplin terhadap aturana yang ada. Termasuk di dalamnya disiplin terhadap protokol kesehatan agar tidak terpapar penyebaran virus korona ini.

Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya merupakan tanggung jawabnya. Pendisiplinan adalah usaha usaha untuk menanamkan nilai ataupun pemaksaan agar subjek memiliki kemampuan untuk menaati sebuah peraturan. Pendidikan kita kelihatannya belum mengahsasilkan insan-insan yang memiliki nilai kedisiplinan tinggi. Hal tersebut dapat kita ketahui di mana dan kapan pun. Bukti konkret adalah masih banyaknya pelanggaran terhadap auran atau etika di tengah kehidupan kita.

Sangat beralasan mangapa kemudian pemerintah DIY tetap berhat-hati tidak segera memasukkan anak-anak untuk sekolah. Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 ini diharapkan pembelajaran tetap dilakukan secara BDR (belajar dari rumah). Satu diantara alasannya adalah masih sulitnya peserta didik kita (-termasuk masyarakat pada umumnya-) menaati aturan yang ditetapkan.

Dapat kita bayangkan, betapa sulitnya anak-anak untuk mengambil jarak satu dengan lainnya, tidak berkerumun atau berkumpul. Dunia anak adalah bermain. Bermain identik dengan berkumpul, berasama, dan bersatu. Inilah yang dikhawatirkan. Maka, kebijakan yang diambil  didasarkan kematangan psikologis. Mahasiswa yang akan diizinkan masuk kuliah secara tatap muka, meski beratahap juga. Baru kemudian tingkat SLTA, SLTP, SD, terakhir PAUD.

Tetap sabar menanti waktu yang tepat kahirnya menjadai solusi jitu untuk keluar dari pandemi covid-19 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.